Inilah Puisi Ariel

Posted by cute_v3 | 9:26 PM | | 0 comments »

JAKARTA-C & R / OMG-Who said if the person in custody can not work? This is evidenced by Nazriel Irham or Ariel.
                    Ariel|Foto: Prih Prawesti Febriani C&R
Although located in a detention room, not necessarily make Ariel trapped imagination to continue working.

One of Ariel's work made in custody Police Headquarters in 2010 in the form of poetry. The poem was read by Alvin Adams when the show "50 Best Singer" version of the magazine "Rolling Stone" on the stage of Rolling Stone Cafe, Kemang, South Jakarta, on Friday (12/10/2010).

Here's Ariel poems:

'If I talk now, and some will blame me.

But some will understand the world. And they will reap good things from it or just kemakluman ugliness.

Forgive me better still.

If I speak out now, then it only makes me look a little better.

And a few others look worse actually. So I better be quiet.

If I say now. So there is only trash about sickening and despicable in all fairness. So I better be quiet.

I would just say to God, speak out on the right to, say to yourself, and silent on others.

Then let the selection of God working in everyone's heart.

Bareskrim 2010, Ariel. (Deva)


JAKARTA-C&R/OMG-Siapa bilang jika di dalam tahanan orang tak bisa berkarya? Ini yang dibuktikan oleh Nazriel Irham atau Ariel.

Meski berada di ruang tahanan, tak lantas membuat imajinasi Ariel terperangkap untuk terus berkarya.

Salah satu karya Ariel yang dibuat di tahanan Mabes Polri 2010 berupa puisi. Puisi tersebut dibacakan oleh Alvin Adam saat acara "50 Penyanyi Terbaik" versi majalah "Rolling Stone" di atas panggung Cafe Rolling Stone, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (10/12/2010).

Berikut puisi Ariel:

'Jika aku bicara sekarang, dan sebagian lagi akan menyalahkan saya.

Tetapi sebagian lagi akan memaklumi dunia. Dan mereka akan memetik hal yang baik dari kemakluman itu atau hanya keburukannya.

Maafkan saya lebih baik diam.

Jika saya bersuara sekarang, maka itu hanya membuat saya sedikit terlihat lebih baik.

Dan beberapa lainnya terlihat lebih buruk sebenarnya. Maka saya lebih baik diam.

Jika saya berkata sekarang. Maka hanya ada caci maki memuakkan serta semua hina pada keadilan. Maka saya lebih baik diam.

Saya hanya akan berkata pada Tuhan, bersuara pada yang berhak, berkata pada diri sendiri, lalu diam kepada yang lainnya.

Lalu biarkan seleksi Tuhan bekerja pada hati setiap orang.

Bareskrim 2010, Ariel. (Deva)

0 comments